Eksotika terpancar dengan gemericik air yang mengucur dari puncak bangunan. Bak magma menyembur dari perut gunung.
Lubang-lubang jendela kaca berbingkai kayu menyelimuti sekujur bangunan. Satu lubang paling besar di posisi tengah menjadi semacam pintu masuk yang terhubung dengan tali tambang jembatan gantung.
Ekterior bangunan itu memang mengundang decak sekaligus penasaran. Mereka yang telah melangkahkan kaki masuk mungkin baru percaya bahwa bangunan itu adalah sebuah hotel: Huilo Huilo.
(penampakan hotelnya)
